Sabtu, 10 Oktober 2009

SOLUSI MENGATASI AIR HIJAU PADA KOLAM KOI

Dalam menghadapi masalah air hijau tersebut ada beberapa solusi yang dapat digunakan, namun, setiap Solusi mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing.

· Kimia.
Terdapat berbagai jenis bahan dari berbagai produk yang menjanjikan keberhasilan dalam menangani masalah air hijau dengan cepat, namun hampir seluruh bahan kimia ini mengunakan bahan dasar tembaga sehingga pemakaian bahan kimia dengan bahan dasar tembaga ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan kesehatan ikan anda.
Pemakaian dosis produk ini harus diperhatikan dengan sangat hati-hati dan tepat, jika pemakaian dosis produk kimia kurang yang dari yang dianjurkan, maka tidak akan ada efek dalam menyelesaikan masalah dalam air hijau ini, demikian pula sebaliknya, bilamana dosis pemakaian lebih dari yang dianjurkan,maka terdapat resiko KOI anda dapat keracunan.
Perlu diperhatikan pula bahwa, pemakaian bahan kimia perlu diulang kembali setelah beberapa periode terutama setelah adanya pengantian air, sebab spora atau bibit ganggang dapat timbul/terbawa oleh angin, debu atau air hujan, dapat juga terbawa dari sumber air baru tersebut.

· Bakteri biologi.
Akhir–akhir ini banyak beredar beberapa produk anti air hijau dengan bahan dasar bakteri biologi mulai banyak dipasarkan.
Produk-produk ini mengunakan bakteri yang memang secara alami bertangung jawab atas tidak menghijaunya air kolam, dan proses biologi ini bergantung pada kondisi dimana bakteri ini harus hidup dan berkembang.
Untuk sebuah kolam peran filter sangat penting sekali yang mana sebuah filter harus mempunyai tiga fungsi yaitu, Kimia, Mekanik dan biologi (dibahas dalam system filterisasi).

· Radiasi Ultra Violet (UV).
Sinar matahari menghasilkan berbagai macam jenis radiasi, salah satunya adalah radiasi ultra violet yang menyebabkan kulit kita terbakar ketika kita berjemur.
Radiasi UV juga dapat dihasilkan dengan lampu khusus yang menghasilkan spektrum cahaya yang sama dengan radiasi ultra violet dari sinar matahari.
Lampu UV yang dipergunakan untuk mengatasi air hijau adalah jenis UV untuk bakteri, biasanya lampu tersebut tidak berwarna / berlapis atau bening dan menghasilkan cahaya berwarna keunguan.
Sinar radiasi ini berkerja dengan membakar cel atau mikroorganisme, sehingga lampu UV sering digunakan untuk mensterilisasi peralatan/ruang dari kuman-kuman penyakit .
Dengan lampu UV ini pula kita bisa menggunakannya untuk membakar phytoplankton dan menyebabkan kematian mikroorganisme ini sehingga menjadi bergumpal dan dapat disaring dengan filter mekanik.
Adapun kelemahan dari lampu UV ini adalah radiasi ultra violet hanya dapat menembus beberapa jenis gelas kaca dengan kedalamam yang relatif rendah, sehingga penempatan lampu UV harus sedekat mungkin dengan lapisan air yang akan melalui lampu UV dan sedapat mungkin diperlambat kecepatan arus airnya agar penetrasi radiasi dengan air dapat lebih lama.
Lampu UV juga perlu dibersihkan dan juga perlu diganti setelah pemakaian terus menerus selama 6 s/d 8 bulan. meskipun lampu UV tetap menyala namun kandungan phospor yang menghasilkan sinar UV dapat melemah. Sehingga efektifitas dari lampu UV ini berkurang.

Perlu diperhatikan pula bahwa selalu berhati-hatidalam menangani lampu UV ini, dikarenakan radiasi UV dapat menyebabkan kanker kulit dan kebutaan sementara bila dilihat secara langsung.


CV ASRI Exterior and Interior Design
Dukuh Kupang Barat XXII/34 Surabaya
Tlp : (031) 568 4252, Fax : (031) 566 2635
E-mail : cv_asri_taman@yahoo.com
Contac Persont : SUDARDJI
Hp. 081 331 789 399, Plexi. 031 70 87 88 89

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar